Barcelona Mengatasi Kendala Berat Untuk Menang 2-0 atas Guadalajara dalam Pertandingan Piala Raja
Barcelona, yang menurunkan tim yang berbeda saat mengalahkan Osasuna, mengalami kesulitan sebelum akhirnya memenangkan 2-0 atas tim divisi ketiga Guadalajara dalam Piala Raja, Rabu, 17 Desember 2025 dini hari WIB. Pemain sayap Marcus Rashford membantu Barca lolos ke putaran 32 setelah memenangkan pertandingan di kandang Guadalajara di Stadion Pedro Escartin.
Barca, yang merupakan juara bertahan setelah mengalahkan Real Madrid di final musim lalu, menghadapi lawan yang tidak mudah meskipun Guadalajara bermain di divisi lebih rendah. Bahkan Guadalajara, yang bermain di kandang, mencoba untuk berjuang dan menerapkan strategi ‘parkir bus’.
Dengan formasi aneh 5-4-1, Guadalajara benar-benar membuat kesulitan bagi Barca yang tampil dengan komposisi pemain yang berbeda. Bahkan pelatih Hansi Flick memainkan Rashford sebagai ‘false nine’. Sementara itu, Robert Lewandowski dan Ferran Torres tidak dimainkan.
Rashford, pemain pinjaman dari Manchester United, mendapatkan dukungan dari Lamine Yamal yang bermain sebagai pemain nomor 10 alias gelandang serang bersama Roony Bardghji dan Fermin Lopez.
Kiper Marc-Andre ter Stegen akhirnya berdiri di bawah mistar gawang setelah absen untuk jangka waktu yang cukup lama akibat cedera. Sementara itu, bek Pau Cubarsi memainkan pertandingan ke-100 nya bersama Barca pada usia 18 tahun.
Meskipun mereka tampil dengan komposisi pemain yang berbeda karena Flick tidak menurunkan delapan pemain sebagai starter saat mengalahkan Osasuna 2-0 yang mengonfirmasi posisi Barca di puncak klasemen LaLiga Spanyol, mereka tetap mendominasi permainan.
Dominasi Blaugrana bahkan mencapai 80 persen, tetapi mereka kesulitan menembus pertahanan solid Guadalajara.
Di babak pertama, peluang terbaik Barca datang dari Eric Garcia. Namun tendangan keras Garcia masih bisa digagalkan oleh kiper Dani Vicente. Skor imbang 0-0 mengakhiri 45 menit pertama.
Barca meningkatkan serangan saat memasuki babak kedua. Mereka masih mendominasi permainan namun tidak ada gol yang tercipta sehingga para pemain hampir frustrasi.
Setelah 19 kesempatan yang terlewatkan, Barca akhirnya berhasil mencetak gol saat Andreas Christensen, yang menempati posisi bek tengah, berhasil menembus gawang Guadalajara pada menit ke-76.
Gol diciptakan ketika gelandang Frenkie de Jong memberikan umpan silang yang melewati kiper Vincente. Bola berhasil dikontrol oleh Christensen yang kemudian melepaskan tembakan ke gawang.
Unggul 1-0, para pemain Barca bisa sedikit mengurangi ketegangan. Mereka mulai menikmati permainan kembali dan kembali menyerang pertahanan tuan rumah.
Namun Barca harus menunggu hingga menit terakhir untuk mengukuhkan keunggulan.
Rashford, yang menerima umpan dari Yamal, berhasil mengecoh kiper sebelum melepaskan tembakan jarak menengah ke gawang kosong pada menit ke-90. Skor menjadi 2-0 dan bertahan hingga akhir pertandingan.





