Beranda Sepak Bola Arbeloa Memenangkan Kemenangan Pertama sebagai Real Madrid Mengalahkan Levante.

Arbeloa Memenangkan Kemenangan Pertama sebagai Real Madrid Mengalahkan Levante.

42
0

Madrid Berhasil Mengalahkan Levante 2-0, Mbappe Borong Gol

Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa akhirnya meraih kemenangan pertamanya. Madrid berhasil mengalahkan tim juru kunci Levante 2-0 dalam pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu, 17 Januari 2026 WIB.

Arbeloa mengalami debut yang mengecewakan setelah Madrid mengalami kekalahan di Copa del Rey. Ironisnya, Madrid kalah dari tim divisi lebih rendah LaLiga 2 Albacete 3-2.

Dihapus dari Copa del Rey, Madrid bangkit kembali saat kembali ke LaLiga. Bermain di kandang, Madrid harus bekerja keras sebelum mengalahkan Levante.

Kemenangan atas Levante membuat Madrid berhasil memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen Barcelona. Sekarang, Madrid yang memiliki 48 poin hanya terpaut satu poin dari Barca. Namun, Barca akan semakin menjauh dari kejaran Madrid jika mereka mengalahkan Real Sociedad.

Sementara itu, Levante semakin sulit keluar dari zona degradasi setelah menderita kekalahan untuk kali ke-11. Levante berada di peringkat 19 atau dua strip di bawah dengan 14 poin.

Dalam pertandingan itu, Arbeloa menurunkan skuad yang berbeda. Kali ini, Madrid tampil dengan kekuatan penuh, termasuk Vinicius Junior dan Jude Bellingham yang menjadi starter. Penyerang Kylian Mbappe juga kembali menjadi starter dan Arbeloa mempertahankan Gonzalo Garcia. Hanya saja, ia diposisikan di sayap kanan.

Meskipun bermain dengan tim terbaik, Madrid kesulitan menghadapi pertahanan solid Levante. Selain itu, Los Merengues gagal menunjukkan performa maksimal. Mereka bermain lambat sehingga tidak ada serangan yang membahayakan gawang tim tamu.

Kesempatan terbaik didapatkan oleh Mbappe yang sudah menjalani perawatan setelah bertabrakan dengan bek Dean Huijsen selama pemanasan sebelum pertandingan. Namun, tendangan voli Mbappe setelah menerima umpan panjang masih melebar.

Skor masih 0-0 ketika babak pertama berakhir. Akibatnya, para pemain mendapat tepuk tangan dari pendukung mereka sendiri saat mereka berjalan ke ruang ganti.

Memasuki babak kedua, Arbeloa melakukan perombakan komposisi pemain dengan menyertakan pemain muda, Franco Mastantuono dan Arda Guler.

Strategi pelatih yang merayakan ulang tahunnya yang ke-43, juga memberikan hasil positif. Permainan serangan Madrid menjadi lebih hidup. Akibatnya, mereka tidak perlu menunggu lama untuk membuka kebuntuan saat diberi penalti pada menit ke-58.

Wasit memberikan penalti setelah Mbappe dijatuhkan oleh bek Adrian de la Fuente di area penalti. Dan, kapten timnas Prancis itu sendiri menjalankan penalti sehingga Madrid unggul 1-0.

Ini adalah gol ke-19 Mbappe musim ini. Dia juga telah mencetak 50 gol dalam 53 pertandingan di LaLiga. Namun, Mbappe gagal memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Madrid, Cristiano Ronaldo, yang hanya butuh 51 pertandingan untuk mencetak 50 gol.

Setelah gol, Madrid sepenuhnya mengontrol permainan. Serangan ofensif Los Blancos juga kembali menghasilkan ketika bek Raul Asencio mencetak gol kedua pada menit ke-65. Gol ini diciptakan setelah sundulan Asencio berhasil menyambut tendangan sudut Guler.

Pimpinan 2-0 membuat Madrid semakin agresif bermain secara ofensif. Mereka bahkan hampir menambah gol melalui Bellingham. Hanya saja, sundulan Bellingham untuk menyambut umpan silang Federico Valverde bisa ditepis oleh kiper Mathew Ryan.

Demikian pula, usaha Vinicius Jr masih bisa digagalkan oleh Ryan. Tidak ada gol tambahan dan Madrid memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.