Beranda Indonesia Saham Indonesia Mundur dari Puncak Rekor

Saham Indonesia Mundur dari Puncak Rekor

46
0

Pada hari Rabu, saham Indonesia turun 78 poin, atau 0.8%, menjadi 9,061, turun dari rekor tertinggi pada sesi sebelumnya karena para pedagang mengambil keuntungan. Penarikan itu mencerminkan kelemahan yang lebih luas di pasar Asia, tertekan oleh ketegangan geopolitik yang kembali setelah ancaman baru dari AS untuk mengakuisisi Greenland menjelang pidato Presiden Trump di Forum Ekonomi Dunia di Davos dan sebuah KTT darurat UE di Brussels. Sentimen juga terdampak oleh kekhawatiran di sektor pertambangan dan perkebunan, dengan otoritas set untuk menyita sekitar 190,000 hektar tanah pertambangan yang dipersengketakan sebagai bagian dari penindakan ekstraksi yang melanggar hukum. Kerugian tersebut dilunakani oleh pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa aliran masuk asing bersih tetap positif selama tiga bulan terakhir. Properti, kesehatan, dan keuangan mendorong kerugian, dengan saham terendah dari United Tractors (-14.3%), Astra Intl. (-10.0%), Bumi Resources (-3.9%), dan Bank Central Asia (-1.3%). Investor sekarang berpaling ke keputusan suku bunga bank sentral yang dijadwalkan hari ini.