Pada 2025, Jepang bergabung dengan Thailand, Indonesia, China, Malaysia, Vietnam, dan negara-negara Asia lainnya sebagai salah satu destinasi favorit di dunia, mencatat pengunjung wisata rekor dan permintaan yang terus meningkat. Lonjakan pengunjung ini dapat diatribusikan kepada beberapa faktor, termasuk melemahnya yen, yang membuat Jepang lebih terjangkau, serta promosi strategis pemerintah terhadap wilayah-wilayah yang kurang dikenal dan atraksi budaya yang beragam. Meskipun terjadi sedikit penurunan kunjungan dari Tiongkok menuju akhir tahun, jumlah wisata Jepang secara keseluruhan melonjak, berkontribusi pada dominasi wilayah tersebut dalam pariwisata global. Negara-negara Asia lainnya, termasuk Thailand dan Bali, juga mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, menunjukkan daya tarik Asia sebagai destinasi wisata kelas atas dengan budaya yang kaya, sejarah yang kaya, dan fokus yang berkembang pada pariwisata berkelanjutan.
Sebagai kita memasuki tahun 2026, jelas bahwa Asia terus mendominasi lanskap perjalanan global. Jepang secara resmi bergabung dengan Thailand, Indonesia, China, Malaysia, dan Vietnam sebagai salah satu destinasi favorit di dunia, mencatat lonjakan luar biasa dalam jumlah wisatawan dan permintaan pada 2025. Setiap negara ini mengalami pertumbuhan luar biasa dalam pariwisata internasional, membawa kehidupan budaya yang kaya, pemandangan yang memukau, dan pengalaman yang tak tertandingi bagi para pelancong di seluruh dunia. Dari jalan-jalan ramai di Bangkok hingga pantai-pantai yang tenang di Bali, negara-negara ini telah melihat industri pariwisata mereka berkembang, meskipun menghadapi tantangan di sepanjang jalan. Mari kita telusuri tren perjalanan luar biasa pada 2025, mengamati bagaimana Jepang dan rekan-rekan Asia-nya telah mengamankan posisi mereka sebagai destinasi global teratas.
Sumber: Travel and Tour World Tanggal: 21 Januari 2026






