JAKARTA – Gelandang Cole Palmer disebut merasa tidak nyaman di Chelsea. Beredar rumor bahwa dia ingin pergi kembali ke Manchester City atau pindah ke Manchester United.
Rumor mulai beredar setelah Palmer terlihat tidak tertarik saat bermain melawan Brentford di Liga Premier Inggris minggu lalu. Dia menolak untuk merayakan gol setelah mengeksekusi penalti yang membawa Chelsea meraih kemenangan 2-0.
Tak hanya itu, Palmer juga langsung berjalan ke ruang ganti setelah pertandingan. Sementara itu, rekan tim dan manajer Liam Rosenior masih berada di lapangan untuk berjabat tangan dan merayakan kemenangan.
Di pertandingan berikut melawan Pafos di Liga Champions, Palmer tidak dimainkan. Rosenior menyatakan ada sedikit masalah di paha Palmer sehingga dia tidak masuk dalam skuat dalam pertandingan tersebut. Namun, pemain 23 tahun ini siap untuk bermain melawan Crystal Palace dalam Derby London pada Minggu, 25 Januari 2026.
Namun, sikap Palmer saat bermain melawan Brentford tampaknya menunjukkan bahwa dia sedang mengalami masalah di klub. Menurut The Sun, Palmer merasa tidak nyaman setelah dua tahun di Stamford Bridge sejak direkrut dari Man City pada tahun 2023.
Kehidupan sosial pemain yang berdampak pada permainannya di lapangan membuat Palmer ingin pergi. Dalam analisis tabloid Inggris terkemuka, pemain kehilangan teman dekat di Manchester karena harus pindah ke London.
Hal inilah yang membuat pemain tim nasional Inggris ini berharap untuk kembali ke Manchester. Pilihannya adalah kembali ke Man City yang melepasnya dengan harga 42,5 juta pound atau bergabung dengan klub rival, Man Utd. Palmer sendiri tidak masalah jika pindah ke Man Utd yang sebenarnya adalah klub idola dan mendukungnya sejak kecil.
Isu Palmer kembali ke Man City muncul karena klub berniat membawa Enzo Maresca, mantan manajer Chelsea yang dipecat, untuk menggantikan Pep Guardiola. Jika disetujui, Maresca akan membawa Palmer kembali ke Etihad.
Bagaimana dengan Man Utd? Klub tersebut pernah menunjukkan minat pada Palmer. Namun, pemain kemudian memilih pindah ke Chelsea daripada bergabung dengan Man Utd.
Hanya Rosenior segera membantah rumor tersebut. Dia menyatakan bahwa Palmer tidak ingin meninggalkan Chelsea. Dia juga bahagia di Stamford Bridge dan sama sekali tidak beralasan jika pemain merasa tidak nyaman dengan kehidupan di London.
Namun, Rosenior mengungkapkan bahwa pemain yang membawa The Blues meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Klub 2025 memang merasa frustasi, tetapi bukan karena dia tidak memiliki teman di ibukota Inggris tetapi karena masalah cedera.
“Saya sudah berbicara dengan Cole banyak kali. Dari percakapan itu, saya melihat bahwa dia sangat bahagia berada di sini. Dia terlihat bahagia. Dan, dia memang bagian penting dari rencana jangka panjang tim,” kata Rosenior.
Rosenior, selanjutnya, mengatakan setiap pemain pasti akan frustasi ketika mengalami cedera yang memaksa dia tidak bisa bermain selama berminggu-minggu atau bahkan bulan.
“Dia adalah pemain yang benar-benar bagus. Hanya saja setiap pemain pasti akan mengalami masa sulit saat mengalami cedera. Tugas saya dan klub adalah bagaimana menempatkannya dalam posisi yang membuatnya bisa bermain secara konsisten sebagaimana dia inginkan,” kata Rosenior lagi.
Merujuk pada penampilan Palmer melawan Brentford dan sikap dinginnya, Rosenior menjelaskan bahwa dia merasa gagal menunjukkan performa terbaiknya.
Pertanyaannya, gelandang yang telah membela The Three Lions sebanyak 12 kali ini merasakan sakit di pahanya sehingga dia tidak bisa bermain dengan baik. Inilah yang membuat Rosenior tidak memainkannya dalam pertandingan tengah pekan di Liga Champions.
“Jika dia dikatakan frustasi dalam pertandingan melawan Brentford, bukan karena dia tidak bahagia tetapi dia memang tidak bisa tampil dengan maksimal. Cole telah merasakan sakit sehingga dia merasa bermain tidak sesuai ekspektasi,” katanya.
“Dia adalah pemain yang luar biasa dan anak yang baik. Kami mencoba untuk mendapatkan yang terbaik dari dia dengan cara yang benar. Tugas saya adalah bagaimana mendukungnya dan membuatnya tidak frustasi lagi. Tetapi bagus ketika dia frustasi karena dia sangat ingin melakukan yang terbaik untuk klub,” kata Rosenior.
Rosenior juga percaya Palmer akan kembali ke timnas dan bersaing di Piala Dunia 2026. Dia tidak dipanggil oleh manajer Thomas Tuchel karena cedera. Namun, Palmer diyakini telah menerima panggilan kembali dari Tuchel.




