Presiden AS Menyatakan Rencana Peningkatan Tarif Bea Masuk
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengumumkan rencananya untuk meningkatkan tarif bea masuk sebesar 25% terhadap barang-barang impor dari China. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi perang dagang antara kedua negara terbesar di dunia tersebut.
Trump mengatakan bahwa langkah ini merupakan cara untuk melindungi kepentingan Amerika Serikat dan mengimbangi praktik perdagangan yang tidak adil dari pihak China. Namun demikian, China telah menyatakan akan memberikan respons yang sepadan terhadap tindakan tersebut.
Reaksi dari pasar keuangan global pun langsung terasa, dengan saham-saham di berbagai bursa melemah akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh langkah Trump ini. Kedua negara masih diperkirakan akan melanjutkan negosiasi dalam upaya mencapai kesepakatan perdagangan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.


