JAKARTA – John Herdman kini menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia sejak diresmikan pada Sabtu, 3 Januari 2026. Dengan tugas barunya, pelatih itu melihat bahwa sepak bola Indonesia memiliki banyak pemain berbakat, seperti Kanada, yang pernah dilatihnya.
Pernyataan Herdman tidak tanpa alasan. Sebelumnya, dia pernah melatih Tim Nasional Kanada selama lebih dari lima tahun dan berhasil membawa negara itu lolos ke Piala Dunia 2022. Oleh karena itu, pelatih itu melihat bahwa Indonesia juga memiliki potensi yang sama.
“Apa yang saya lihat, talenta-talenta ada di sini, itu terasa sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan pemain-pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dengan kewarganegaraan ganda. Mereka sudah memulai perjalanan itu,” kata Herdman yang dikutip oleh media Kanada, The Canadian Press, pada hari Senin, 5 Januari 2026.
Herdman, yang membawa tim nasional Kanada dari peringkat 94 dunia menjadi peringkat 33 dunia, mengatakan salah satu faktor yang membuatnya tertarik untuk melatih Indonesia adalah antusiasme para pendukung.
Menurut taktikus yang membawa Kanada ke Piala Dunia setelah absen selama 36 tahun, dukungan dari para pendukung jelas dibutuhkan untuk menyelesaikan proyeknya bersama Tim Nasional Indonesia.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas dari para pendukung,” kata Herdman.
Pria berusia 50 tahun itu dijadwalkan tiba di Indonesia minggu depan menjelang konferensi pers pengenalan resminya.
Setelah diperkenalkan, Herdman akan menjalani jadwal yang padat bersama Tim Nasional Indonesia, dimulai dengan Seri FIFA di Stadion Gelora Bung Karno pada Hari Pertandingan FIFA 23-31 Maret 2026.
Bersama dengan Seri FIFA, Herdman akan memimpin skuat Garuda dalam agenda Hari Pertandingan FIFA pada bulan Juni, September, Oktober, dan November 2026, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan dimulai pada 25 Juli 2026. Selain itu, Herdman juga akan menangani Tim Nasional U-23 Indonesia.
“Saya pikir itu tentu bagian penting dari belajar budaya, benar-benar meresapi diri dalam budaya itu. Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan kebiasaan mereka untuk menciptakan hubungan itu,” kata sang pelatih.





