Beranda Sepak Bola Mbappe Mengucapkan Selamat Tinggal pada Xabi Alonso, namun Tidak Ada Pesan dari...

Mbappe Mengucapkan Selamat Tinggal pada Xabi Alonso, namun Tidak Ada Pesan dari Vinicius dan Bellingham

79
0

JAKARTA – Kylian Mbappe memberikan penghormatan kepada Xabi Alonso setelah meninggalkan Real Madrid dengan masa jabatan singkat kurang dari delapan bulan.

Bintang Prancis itu termasuk di antara sejumlah pemain Los Blancos yang mengucapkan terima kasih kepada Alonso di media sosial sejak klub mengumumkan kepergian Alonso pada Senin, 16 Januari.

Pada hari yang sama, Real Madrid juga mengumumkan kedatangan Alvaro Arbeloa, pelatih tim cadangan Real Madrid, sebagai penggantinya.

“Walaupun singkat, namun menjadi suatu kehormatan untuk bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberi saya keyakinan sejak hari pertama.”

“Saya akan mengingat Anda sebagai seorang manajer yang memiliki gagasan yang jelas dan paham banyak tentang sepak bola. Semoga sukses untuk babak berikutnya,” tulis Mbappe, yang menjadi starter dalam 24 pertandingan di bawah kepemimpinan Alonso musim ini.

Penyerang Brasil, Rodrygo, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Alonso.

“Pelatih, terima kasih atas setiap hari yang kita lewati bersama, atas kepercayaan, pembelajaran, dan momen yang kita alami.”

“Saya mengucapkan banyak kesuksesan untuk masa depan Anda. Semoga karier Anda terus berkembang! Selalu yang terbaik,” tulis Rodrygo.

Thibaut Courtois, Antonio Rudiger, dan Dani Carvajal termasuk di antara pemain Real Madrid yang juga mengucapkan terima kasih kepada Alonso di media sosial.

Namun, Vinicius Junior dan Jude Bellingham belum bereaksi terhadap kepergian Alonso. Pelatih Spanyol memang telah memiliki hubungan yang semakin tegang dengan Vinicius sejak penyerang tersebut bereaksi dengan marah saat digantikan dalam El Clasico melawan Barcelona pada Oktober 2025.

Vinicius beberapa kali tidak dimasukkan dalam susunan pemain utama sejak saat itu, yang lebih memperburuk hubungan.

Meskipun Real Madrid menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Alonso diambil secara musyawarah, ESPN merangkum dari berbagai sumber bahwa itu merupakan pemecatan.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan keputusan ini, namun di antaranya, mereka menyoroti penanganan masalah Vinicius, permainan yang buruk, dan hasil.

Pengumuman dari Real Madrid datang kurang dari 24 jam setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol (Supercopa de Espana) di Arab Saudi.

Alonso sudah dalam tekanan sebelum Natal setelah rentetan hasil buruk, hanya memenangkan dua dari delapan pertandingan, termasuk kekalahan dari Liverpool, Celta Vigo, dan Manchester City.

Namun, performa tim telah membaik sejak saat itu, dengan lima kemenangan sebelum kekalahan El Clasico pada Senin, 12 Januari 2026 WIB.

Sementara itu di LaLiga, Real Madrid berada empat poin di belakang pemimpin klasemen, Barcelona.