Beranda Sepak Bola John Herdman Tegas, Tidak Ada Intervensi dalam Penggantian Posisi Tim Nasional Indonesia

John Herdman Tegas, Tidak Ada Intervensi dalam Penggantian Posisi Tim Nasional Indonesia

41
0

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional Indonesia yang baru, John Herdman, sangat menyadari tekanan yang timbul ketika ia menerima tawaran untuk menangani Timnas Garuda.

Pelatih asal Inggris ini memilih Timnas Indonesia dan menolak tawaran dari Honduras. Herdman menilai bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan meraih prestasi di tingkat internasional.

Dalam pernyataannya, Herdman menekankan bahwa keputusannya bukan hanya tentang karir jangka pendek, tetapi lebih kepada visi jangka panjang yang ia lihat dalam sepakbola Indonesia. Ia mengakui terkesan dengan antusiasme masyarakat dan kualitas para pemain.

“Saya melihat potensi besar di Indonesia. Banyak pemain bagus, bakat muda, dan semangat yang sangat kuat terhadap sepakbola,” ujar Herdman.

Pelatih asal Inggris itu juga mengatakan bahwa Indonesia menawarkan tantangan yang berbeda dibanding negara-negara lain yang telah menghubunginya.

Menurutnya, kesempatan untuk membangun tim yang kompetitif dari fondasi yang kuat adalah faktor utama dalam keputusannya.

“Ada kesempatan besar di Indonesia. Ini bukan hanya tentang satu turnamen, tetapi bagaimana membangun sesuatu yang berkelanjutan.”

“Karier saya selama ini tentang membangun, bekerja dengan federasi yang memiliki semangat dan visi untuk membawa negara ke tempat yang belum pernah dijamah. Itu jelas.”

“Dari semua yang saya dengar dan baca, masyarakat di sini, negara ini siap. Tidak ada alasan lain. Kita memiliki pemain, kemampuan, profesionalisme, sekarang saatnya untuk lolos (ke Piala Dunia),” ujarnya.

Herdman menambahkan bahwa dukungan penuh federasi dan kepercayaan pada proyek jangka panjang Tim Nasional Indonesia membuatnya lebih percaya diri untuk mengambil peran tersebut.

Ia berharap dapat membawa pengalaman internasionalnya untuk membantu meningkatkan level Tim Nasional Indonesia.

Dengan keputusan ini, Herdman menekankan komitmennya untuk membawa Tim Nasional Indonesia berkompetisi lebih jauh di arena Asia dan dunia, serta menjawab harapan besar masyarakat sepakbola Indonesia.

“Saya ingin berada di sini saat negara ini mencapai tahapan berikutnya. Saya sudah berada di Kanada sebelumnya ketika saya mengambil langkah itu, baik pada tim putra maupun putri. Saya ingin berada di sini.”

“Ini adalah kesempatan yang sangat menarik dalam sepakbola. Ini bukan tentang peringkat, bukan tentang tim ini bisa pergi ke tempat yang lebih baik, atau Anda bisa melakukan ini di Piala Dunia.”

“Ada begitu banyak peluang di Indonesia untuk dapat melangkah ke tempat lain. Itu adalah Piala Dunia. Itulah misinya,” ujarnya.

Melihat misi dan tekanan yang terlihat di depan matanya, Herdman juga dengan tegas menyampaikan batasannya saat memegang Tim Nasional Indonesia.

Ia tidak ingin ada yang mengganggunya di ruang ganti. Memberikan masukan adalah boleh, tetapi keputusan akhir tetap ada di tangan Herdman.

“Ya, maksud saya, pelatih tim nasional harus sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan mereka. Sebagai pelatih tim nasional, Anda harus berkonsultasi.”

“Sangat penting untuk mendengarkan pendapat masyarakat. Anda mendengarkan para penggemar, Anda mendengarkan para ahli, Anda mendengarkan pelatih di sistem lebih rendah, Anda mendengarkan pelatih profesional di liga.”

“Namun, pelatih kepala, dia tahu kapan harus meredam suara itu dan membuat keputusan. Itulah tekanan, tanggung jawab, yang harus ditanggung pelatih kepala.”

“Saya siap untuk tanggung jawab itu. Pelatih kepala akan membuat keputusan tentang siapa yang bermain dalam setiap pertandingan, setiap laga, dan setiap skuad,” ujarnya.