JAKARTA – Sassuolo kembali menderita kekalahan ketiga dalam kompetisi Serie A Italia. Dalam duel di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli, Minggu, 18 Januari 2026 WIB dini hari, Sassuolo harus mengakui keunggulan tuan rumah Napoli 1-0. Bek Jay Idzes mengatakan tim bermain dengan baik tapi kegagalan mencetak gol menjadi masalah Sassuolo.
Hasil mengecewakan didapatkan oleh Sassuolo. Selama tiga pertandingan terakhir, Sassuolo memang menghadapi tim-tim papan atas yang jelas sulit untuk dikalahkan. Bagaimana tidak, tim yang dilatih oleh Fabio Grosso secara berurutan bertemu Juventus, AS Roma, dan terakhir berkunjung ke markas Napoli.
Meskipun berusaha keras, Jay Idzes dkk gagal menghentikan serangan-serangan tim di zona Eropa. Saat menjamu Juve, I Neroverdi terpaksa menyerah 3-0 di depan pendukungnya sendiri.
Sassuolo mencoba untuk bangkit saat menghadapi Roma. Lagi-lagi, mereka kehilangan poin setelah kalah 2-0. Dengan kartu merah dalam dua pertandingan terakhir, Sassuolo kembali bertemu lawan yang tangguh.
Juara bertahan membutuhkan poin tambahan untuk menjaga persaingan dengan Inter Milan dan AC Milan. Ya, Napoli membutuhkan poin agar duo Milan tidak tertinggal.
Akibatnya, Napoli harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 1-0. Gol tim tuan rumah tercipta saat pertandingan baru berjalan tujuh menit melalui Stanislav Lobotka.
Gol tersebut bermula dari tendangan Leonardo Spinazzola yang bisa diblokir oleh kiper Arijanet Muric. Namun, bola pantul kemudian diambil oleh Lobotka. Ini merupakan gol pertama bagi pemain Slovakia tersebut selama tiga tahun bermain di Serie A.
Setelah tertinggal 1-0, Sassuolo sebenarnya mencoba untuk bangkit. Mereka hampir menyamakan kedudukan ketika Armand Lauriente mampu menguasai bola dari umpan panjang.
Dia menguasai bola sebelum melepaskan tembakan keras yang masih bisa digagalkan oleh kiper Vanja Milinkovic-Savic dengan satu tangan. Bola yang sebenarnya memantul kemudian hampir diselesaikan oleh striker Andrea Pinamonti. Tapi dengan bek Juan Jesus berhasil menahannya sehingga Sassuolo gagal mengubah skor.
Dalam posisi kalah, Sassuolo tetap bermain terbuka dan mampu menyamai permainan Napoli. Pertahanan tim yang dipimpin oleh Idzes juga cukup solid. Mereka hanya kurang beruntung dan menuai kekalahan lagi. Tim Antonio Conte berhasil mendapatkan tiga poin meski hanya menang satu gol.
“Sebenarnya kami bermain baik, baik dalam pertahanan maupun serangan. Kami seharusnya juga sudah mencetak gol setelah mendapatkan sejumlah kesempatan. Kami juga mampu menahan serangan lawan,” kata Idzes seperti dikutip dari situs klub.
“Kami hanya gagal mencetak gol. Tapi yang penting adalah kami tidak kehilangan kepercayaan, apa pun hasilnya. Apalagi, kami akan menghadapi dua pertandingan penting ke depan. Persaingannya masih panjang dan kami akan mencoba yang terbaik,” kata kapten tim nasional Indonesia tersebut.
Sementara itu, Napoli kembali kehilangan pemain yang cedera. Setelah kehilangan David Neres, Andre Frank Zambo Anguissa, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Billy Gilmour, dan kiper Alex Meret yang belum pulih dari cedera, Napoli juga terancam tidak diperkuat oleh Matteo Politano dan Amir Rrahmani yang cedera dalam pertandingan tersebut. Politano sendiri masuk menggantikan Eljif Elmas yang merasa tidak enak badan sehingga diganti.
“Elmas menggigil. Hal ini kemungkinan karena gejala flu. Dia tidak cedera. Sebaliknya, kami harus tetap memeriksa kondisi Politano dan Rrahmani. Jika cedera mereka membuat mereka istirahat, jelas kami memerlukan pemain tambahan. Apalagi, ada sejumlah pemain yang tidak bisa dipertimbangkan, tentu saja,” kata Cristian Stellini, asisten Conte, seperti dikutip oleh Football Italia.
Namun, Stellini mengapresiasi para pemain yang tetap berusaha untuk meraih kemenangan dalam tim yang agak beku. “Kami senang dengan kemenangan ini. Kami berterima kasih kepada tim karena tetap berusaha bermain maksimal dalam situasi sulit,” katanya.
“Kami juga tidak tahu sampai kapan kami akan bertahan dengan kondisi ini. Kami tidak memiliki banyak pemain dengan jadwal pertandingan yang padat. Menurut saya, hanya Napoli yang bermain sembilan kali selama Januari. Jadwal pertandingannya sangat ketat. Dengan tampil di Supercoppa Italiana, kami bermain sembilan kali dalam 28 hari,” kata Stellini lagi.
Kemenangan atas Sassuolo membuat Napoli, yang masih menduduki peringkat ketiga, memiliki 43 poin. Sama dengan AC Milan, yang berada di posisi kedua karena memiliki selisih gol. Inter, yang menang 1-0 atas Udinese, bertengger di puncak klasemen dengan 49 poin.
Sementara itu, Sassuolo mengalami penurunan peringkat setelah gagal mencetak poin dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka berada di peringkat ke-12 dengan 23 poin. Poin Sassuolo sama dengan Torino tapi mereka kalah dari selisih gol.





