Beranda Sepak Bola Dunia Sepak Bola Berkabung: Presiden Fiorentina Rocco Commisso Meninggal pada Usia 76

Dunia Sepak Bola Berkabung: Presiden Fiorentina Rocco Commisso Meninggal pada Usia 76

85
0

JAKARTA – Berita duka meliputi Serie A Italia setelah Fiorentina mengonfirmasi bahwa presiden mereka, Rocco Commisso, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 76 tahun. Klub mengumumkan berita tersebut pada hari Sabtu, 17 Januari, setelah Commisso menjalani perawatan medis dalam jangka waktu yang lama. Meskipun tidak merincikan penyebab pasti kematiannya, kepergian presiden itu meninggalkan lubang besar bagi klub yang dijuluki La Viola dan kota Florence.

Mengutip laporan dari Reuters, Commisso, yang lahir di Calabria, Italia, adalah cerminan sejati dari “Impian Amerika”. Dia berimigrasi ke Amerika Serikat saat berusia 12 tahun dan membangun karier gemilang sebagai eksekutif televisi kabel. Kesuksesannya mencapai puncaknya ketika ia mendirikan Mediacom pada tahun 1995, penyedia layanan kabel besar yang menegaskan namanya di jajaran pengusaha sukses di Tanah Paman Sam sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke tanah airnya melalui sepakbola.

Cinta Commisso terhadap Fiorentina dimulai pada tahun 2019 ketika ia resmi mengakuisisi klub. Dalam pernyataan resminya, klub mengingat Commisso sebagai sosok yang sangat bersemangat. “Sepakbola adalah bakatnya, dan Fiorentina telah menjadi bagian dari hidupnya selama tujuh tahun terakhir. Rocco mencintai para pendukung, warna kebanggaan klub, dan tentu saja kota Florence,” tulis pernyataan resmi klub.

Dibawah kepemimpinannya, Fiorentina menunjukkan ambisi besar untuk bersaing kembali di level tertinggi sepakbola Eropa. Salah satu momen ikonis adalah saat ia membawa klub ke final Liga Konferensi Eropa pada tahun 2024. Commisso dikenal sebagai presiden vokal dan tidak ragu untuk menunjukkan kedekatannya dengan para penggemar di stadion, menjadikannya sosok yang sangat dihormati di antara penggemar Viola.

Dunia sepakbola internasional sekarang memberikan penghormatan terakhir kepada veteran televisi kabel yang bertransformasi menjadi pelayan setia sepakbola Florence. Kepergianya menandai akhir dari sebuah era di Fiorentina, namun warisan dan dedikasinya terhadap klub akan tetap terpatri di hati para pendukung yang dicintainya. Rencana sedang disiapkan untuk liga dan klub memberikan penghormatan khusus kepadanya dalam pertandingan mendatang.