Beranda Indonesia Martinelli Minta Maaf kepada Bradley setelah Insiden dalam Pertandingan Arsenal vs Liverpool

Martinelli Minta Maaf kepada Bradley setelah Insiden dalam Pertandingan Arsenal vs Liverpool

90
0

JAKARTA – Sayap Arsenal, Gabriel Martinelli, mengatakan dia sangat menyesal telah mendorong Conor Bradley keluar lapangan. Dia mengungkapkan bahwa dia telah meminta maaf langsung kepada bek Liverpool yang mengalami cedera serius.

Martinelli melemparkan bola ke arah Bradley dan memperlakukannya dengan kasar saat ia tergeletak di lapangan dalam menit-menit terakhir imbang 0-0 di Stadion Emirates pada Jumat, 9 Januari 2026, dini hari WIB.

Bradley, 22 tahun, meninggalkan stadion dengan menggunakan kruk dan memakai penyangga lutut kiri. Sementara itu, Martinelli mendapat kartu kuning atas insiden tersebut, yang memancing kemarahan pemain Liverpool.

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, memanggil Martinelli sebagai aib.

Namun, sebagai respons terhadap kritik, Martinelli mengunggah cerita di akun Instagramnya mengungkapkan bahwa dia telah meminta maaf.

“Conor dan saya telah bertukar pesan. Saya telah meminta maaf padanya. Saya benar-benar tidak menyadari bahwa dia mengalami cedera serius saat itu.”

“Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat menyesal atas reaksi saya. Sekali lagi saya berharap yang terbaik untuk Conor agar segera pulih,” ujar Martinelli.

Sebelum unggahan media sosial Martinelli, manajer Arsenal Mikel Arteta membela pemainnya.

“Mengetahui Gabi, dia adalah orang hebat dan baik. Dia mungkin tidak menyadari apa yang terjadi. Saya harap Conor baik-baik saja.”

“Saya akan berbicara dengannya untuk memahami. Mungkin (Martinelli) tidak menyadari apa yang terjadi,” kata Arteta dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Bradley tampaknya akan absen untuk waktu yang cukup lama. Manajer Liverpool, Arne Slot, juga menanggapi cedera pemainnya dan perilaku Martinelli yang mengakui kesalahannya.

“Saya khawatir untuk Conor Bradley yang terburuk. Saya belum tahu, tapi dia harus dibawa keluar dengan tandu. Kita harus menunggu hasil pemindaian untuk melihat apakah serius.”

“Saya tidak mengenal Gabriel Martinelli, tapi dia tampak seperti orang baik. Masalahnya secara umum dalam sepak bola adalah terlalu banyak pemborosan waktu dan pemain berpura-pura cedera sehingga Anda bisa merasa jengkel karena mengira seorang pemain sedang membuang waktu.”

“Anda tidak bisa berharap Martinelli berpikir dengan jelas di menit ke-94. Saya benar-benar yakin bahwa jika dia tahu cedera apa yang mungkin akan dialami, dia tidak akan pernah melakukannya,” kata Arne Slot.

Hasil imbang Arsenal melawan Liverpool membuat mereka unggul enam poin dari Manchester City di tabel klasemen Liga Inggris musim ini. Arseal berada di posisi kedua.

Tag: arsenal liverpool liga inggris premier league inggris sepak bola sepak bola internasional arne slot mikel arteta