Beranda Indonesia Festival Hindu yang Luar Biasa di Jawa adalah Petualangan Tambahan yang Penting...

Festival Hindu yang Luar Biasa di Jawa adalah Petualangan Tambahan yang Penting bagi Wisatawan Bali

22
0

Indonesia adalah salah satu negara yang paling beragam secara budaya dan spiritual di dunia. Meskipun mayoritas beragama Islam, Hinduisme banyak diamati di seluruh negara, termasuk di Bali, di mana Hindu Bali adalah keyakinan dominan.

Di Jawa, Festival Shiva Prambanan yang berlangsung selama sebulan sedang berlangsung, dan bagi wisatawan Bali yang mencari sedikit imersi budaya tambahan, ini adalah petualangan tambahan yang tidak boleh dilewatkan.

Maha Shivaratri adalah salah satu festival Hindu yang paling penting. Festival ini adalah perayaan pernikahan dewa Shiva dan Parvati, dan diamati selama bulan Phalguna, yang berada di antara Februari dan Maret dalam kalender Gregorian.

Di Bali, khususnya, Maha Shivaratri diamati sebagai Siwa Ratri dan umumnya dihormati lebih awal dalam tahun tersebut, sesuai dengan kalender Saka Bali.

Tetangga Bali, Jawa, merupakan rumah bagi beberapa landmark budaya dan spiritual yang paling penting di dunia. Prambanan adalah Kompleks Kuil Hindu abad ke-9 yang terletak di Wilayah Istimewa Yogyakarta.

Kuil ini didedikasikan untuk Trimūrti, Brahma, Wisnu, dan Shiva. Prambanan adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan kompleks kuil terbesar yang didedikasikan untuk Shiva di Indonesia. Kompleks ini memiliki 240 kuil, yang bisa dijelajahi oleh wisatawan baik sebagai pengunjung independen maupun dengan bantuan pemandu lokal untuk benar-benar memahami kedalaman nuansa lanskap ini.

Prambanan akan menjadi tuan rumah Prambanan Shiva Festival selama sebulan ke depan dan wisatawan dari Bali didorong untuk melompat ke Jawa untuk menjadi bagian dari keajaiban tersebut.

Berbicara kepada wartawan, Gistang Panutur, Direktur Komersial InJourney Destination Management, menjelaskan, “Perayaan Shivaratri, dikemas sebagai bagian dari Prambanan Shiva Festival, merupakan manifestasi konkret dari transformasi Prambanan Temple menjadi pusat spiritual Hinduisme di kepulauan dan di seluruh dunia.”

“Festival dan upacara kuil akan dihadiri oleh para pemuja dari seluruh Indonesia dan dunia, dan wisatawan non-Hindu diundang untuk berpartisipasi dalam festival sebagai bagian dari pertukaran budaya dan promosi kebaikan kolektif.”

Direktur Jenderal Panduan Masyarakat Hindu Republik Indonesia, I Nengah Duija, mengatakan kepada wartawan bahwa festival akan diadakan dengan semangat kerjasama dan kesadaran kolektif. Noted bahwa momentum yang dibangun oleh Mahashivaratri 2026 harus dimanfaatkan sebagai titik balik dalam memposisikan Prambanan Temple sebagai pusat ibadah bagi umat Hindu di kepulauan dan dunia.

Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Pupsa, yang lahir di Bali, mengatakan kepada wartawan bahwa “pariwisata berorientasi spiritual tidak hanya fokus pada eksplorasi fisik suatu tujuan, tetapi juga termasuk refleksi diri.”

“Waktu telah tiba bagi kita untuk menunjukkan bahwa umat Hindu siap membuat Prambanan Temple bukan hanya situs sejarah, tetapi juga pintu gerbang untuk kebangkitan spiritual dan ekonomi masyarakat.”

Wisatawan bisa menjelajahi program acara lengkap di Prambanan Shiva Festival di halaman Instagram Taman Wisata Candi Prambanan dan situs resmi atraksi tersebut.

Untuk wisatawan yang merencanakan kunjungan ke Yogyakarta dari Bali, cara paling terjangkau dan nyaman untuk bepergian ke Jawa adalah dengan penerbangan domestik singkat dari Denpasar ke Yogyakarta.

Walaupun bagi mereka yang memiliki lebih banyak waktu, melakukan perjalanan darat melalui Bali Barat, menuju Jawa Timur, dan kemudian ke Yogyakarta adalah perjalanan yang pasti tercantum dalam daftar perjalanan yang diimpikan.

Waktu penerbangan hanya 90 menit dan terdapat enam layanan harian yang dioperasikan oleh Lion Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Petualangan tambahan 3 malam ke Yogyakarta memastikan wisatawan Bali tidak melewatkan keajaiban Pulau Dewata, sambil memaksimalkan waktu yang tersedia untuk menjelajahi landmark budaya kuno Jawa.

Temukan lebih banyak dari The Bali Sun Berlangganan untuk mendapatkan kiriman terbaru dikirim ke email Anda.