Beranda Berita DHS mengatakan imigran ilegal diduga melempar batu ke bus sekolah New Jersey,...

DHS mengatakan imigran ilegal diduga melempar batu ke bus sekolah New Jersey, melukai gadis kecil.

19
0

Seorang pria dari New Jersey yang dituduh melukai seorang gadis kecil dengan melempar batu berukuran sebesar bola bisbol ke dalam sebuah bus sekolah berada di negara secara ilegal, menurut pejabat federal.

Hernando Garcia-Morales, 40 tahun, asal Palisades Park, dihadapkan pada beberapa tuduhan yang terkait dengan kejadian kendaraan bermotor pada 7 Januari di New Jersey Turnpike searah utara, kata Kepolisian Negara Bagian New Jersey.

Anak-anak kelas tiga sedang dalam perjalanan kembali ke sekolah Yeshivat Noam Yahudi di Paramus setelah perjalanan kelas ke Liberty Science Center ketika sebuah batu besar merusak jendela bus, sekolah sebelumnya memberitahu Fox News Digital.

Seorang gadis berusia 8 tahun mengalami patah tengkorak setelah terkena batu tersebut dan terpaksa menjalani operasi, kata pejabat.

Garcia-Morales ditangkap pada 9 Januari oleh Polisi Negara Bagian New Jersey untuk serangan berbahaya, penolakan penangkapan, dan kepemilikan senjata. Departemen Polisi Bogota juga menuduhnya dengan serangan berbahaya, pelecehan mata peering, dan kerusakan properti kejahatan.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengumumkan Sabtu bahwa U.S. Customs and Immigration Enforcement (ICE) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Hernando Garcia-Morales, mengklaim bahwa ia adalah imigran ilegal kriminal dari Meksiko.

DHS mengatakan kepada Fox News Digital bahwa Garcia-Morales memiliki catatan kekerasan dan berada di negara secara ilegal, tetapi tidak dideportasi karena kebijakan imigrasi sanctuary New Jersey.

“Menargetkan secara kejam sebuah bus sekolah yang penuh dengan anak-anak sangat jahat,” kata Asisten Sekretaris DHS Tricia McLaughlin dalam sebuah pernyataan. “Hernando Garcia-Morales seharusnya tidak pernah berada di negara ini, apalagi dilepaskan setelah beberapa kali penangkapan ke dalam komunitas New Jersey.”