Siouxsie and The Banshees tampil pada 1978
Kenny Morris, drummer yang membantu mendirikan dan menentukan suara legenda goth post-punk Siouxsie and the Banshees, meninggal dunia pada usia 68 tahun. Tak ada penyebab kematian yang diungkapkan. Berita tersebut dikonfirmasi oleh penyiar, jurnalis musik, dan musisi John Robb yang menulis tribute yang menyentuh untuk bintang tersebut di situs web Louder than War di mana ia mengingat kenangan indah bersama Kenny.
“Kenny adalah teman kami, dan selalu menyenangkan untuk melihat dan menghabiskan waktu bersama dengannya saat berkunjung ke Cork di Irlandia, di mana ia tinggal. Dia manis, berbicara dengan baik, seniman dan perusahaan yang memikat dan keanehannya yang indah sungguh menggemaskan,” tulisnya. “Dia akan muncul dengan setelan dan baju dengan gelang kuncir di salah satu tangannya dan di waktu berikutnya dalam gaya yang sama sekali berbeda namun sempurna diciptakan, sambil tetap berpakaian dalam konfrontasi seni era punk 1976 yang ia sangat pentingkan,” tambahnya.
Musisi dan seniman Kenny Morris telah meninggal
Kenny adalah anggota pendiri Siouxsie and the Banshees dan selama tahun-tahun formatif mereka bermain di dua album pertama mereka, The Scream tahun 1978 dan Join Hands tahun 1979, yang keduanya dianggap sebagai rilisan klasik dan berpengaruh dalam genre post-punk.
Dilahirkan dari orangtua asal Irlandia di kawasan London pada tahun 1957 dan Kenny tumbuh dewasa di Essex. Setelah sekolah, ia melanjutkan studinya di bidang seni dan pembuatan film.
Setelah meninggalkan band tersebut, dia bermain dengan beberapa akt lain selama bertahun-tahun tetapi pada tahun 1993 dia menciptakan dirinya kembali setelah pindah ke Irlandia dari London.
Dia mengadakan beberapa pos pengajaran seni dan menjalankan galeri seni di Kildare Town pada akhir 1990-an sambil bekerja pada lukisan dan gambaran sendiri.
Pameran terbarunya dari karya-karyanya berjudul “A Banshee Left Wailing” di Dublin pada Maret 2024. Dia juga mulai bermain drum lagi dengan band post-punk goth Dublin Shrine Of The Vampyre.
Dia telah menyelesaikan memoarnya sebelum kematiannya dan dijadwalkan akan diterbitkan tahun ini.





