Perancang film Indonesia Joko Anwar telah memperkenalkan cuplikan internasional untuk horor-komedinya “Ghost in the Cell” saat film tersebut bersiap untuk premier dunianya di bagian Forum Festival Film Berlin.
Cerita ini berlatar di sebuah fasilitas koreksi Indonesia, mengikuti narasi narapidana yang naluri bertahan hidupnya diuji ketika narapidana baru misterius tiba ditemani oleh entitas supernatural yang menargetkan mereka dengan aura paling gelap. Saat kematian bertambah, populasi narapidana menemukan bahwa tindakan kolektif mungkin adalah satu-satunya jalan keluar mereka.
“Di bawah permukaan supernaturalnya terdapat sesuatu yang sangat nyata: deforestasi masif di Indonesia dan cara penghancuran ini terlalu sering dihadapi dengan keheningan atau kelalaian,” kata Anwar dalam pernyataan sutradaranya. “Hantu dalam film ini bukan hanya kehadiran yang menghantui sel, tetapi juga pengingat akan konsekuensi yang kita pilih untuk tidak menghadapinya.”
Produksi ini merupakan kolaborasi lain antara Anwar dan produser Tia Hasibuan…



